Langit malam Palangkaraya
Setitik rindu yang tak pernah terucap dan segudang do'a yang selalu menggema di langit malam
Biarkan aku puas mengingatmu, agar aku tak kecewa lagi karena kepergianmu
Biarkan aku puas memimpikanmu, agar aku tak berharap kehadiranmu
Biarkan aku puas menuliskan huruf-huruf tentangmu, agar aku tidak sedih ketika melihatmu bahagia
Sajak rindu yang pernah terukir, mungkin sudah pudar
Bersama dengan hilangnya jejakmu
Suara bisik namamu, pun tidak akan terdengar lagi
Bersama hilangnya deru angin
Pun dengan dirimu, yang hilang dengan segenap jiwa ragamu
Aku termenung,
Aku terdiam
Akankah kau tau, bahwa ada seorang gadis kecil yang selalu menjagamu, menyelamatkanmu
Walau kau tidak pernah menyadari
Bahwa gadis itu selalu membawa kain kerudung yang menutupi auratnya
Aku masih di sini, tetapi tidak menunggumu
Komentar
Posting Komentar